Terjebak Macet, Prabowo-Hatta Jalan Kaki ke Masjid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa terpaksa harus berjalan kaki lantaran terjebak macet saat ingin salat Zuhur berjemaah bersama rombongan pimpinan parpol pengusung di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2014) siang.
Kemacetan disebabkan oleh banyaknya massa pendukung kedua tokoh itu yang memadati seputar masjid hingga meluber ke bahu jalan. Sekitar 1.000 orang sudah memadati seputar masjid Sunda Kelapa sekitar pukul 10.00 WIB.
Mereka merupakan massa pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto dari sejumlah ormas hingga organisasi sayap parpol pengusung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Mereka hadir karena ingin menyambut dan mengantarkan kedua tokoh idolanya itu menuju kantor KPU untuk mendaftarkan capres-cawapres usai salat dzuhur di masjid tersebut.
Banyak massa yang hadir dan kendaraan yang diparkir di sekitar masjid membuat arus lalu lintas menuju dan dari masjid tersebut tak bergerak. Bahkan, dua tokoh yang sedang ditunggu, Prabowo dan Hatta pun tak luput dari terjebak kemacetan.
Sekitar pukul 13.00 WIB, iring-iringan mobil rombongan Prabowo-Hatta dan sejumlah ketua umum dan sekjen parpol pengusung mulai memasuki kawasan Menteng.
Maksud hati ingin melewati padatnya kendaraan di bundaran Taman Suropati, iring-iringan kendaraan dengan lima motor patwal kepolisian memilih Jalan KI Mangunsarkoro untuk menuju masjid Sunda Kelapa.
Baru beberapa meter memasuki jalan tersebut, iring-iringan kendaraan rombongan Prabowo-Hatta terhenti. Seorang anggota patwal kepolisian tampak kebingungan karena di depannya mobil dan motor tidak bisa bergerak.
Sekitar lima menit iring-iringan kendaraaan tersebut tak bergerak di jalan itu. Tiba-tiba, Prabowo turun dari mobilnya dan disusul oleh Hatta dari mobil terpisah.
Rupanya Prabowo tak kuasa berdiam diri di dalam mobil karena macet. Sementara, ia harus mengejar waktu untuk salat dzuhur berjemaah serta mendaftar ke kantor KPU.
Dengan pakaian ala Bung Karno-nya berpadu peci dan kacamata hitam, Prabowo berjalan kaki dengan gagah sekitar 500 meter dari titik mobilnya terhenti menuju masjid Sunda Kelapa.
Hatta Rajasa yang juga mengenakan pakaian ala Bung Karno warna putih dengan empat kantongnya turut menemani langkah kaki Prabowo.
Tak lama kemudian, sejumlah pimpinan parpol pengusung, seperti Suhardi, Ahmad Muzani, Anis Matta, Taufik Ridho, Aburizal Bakrie, Idrus Marham, Seytanovanto, MS Kaban, Ngabalin, Suryadharma Ali, Tuafik Kurniawan, Zulkifli Hasan, hingga Suryadharma Ali juga ikut turun dari mobilnya masing-masing.
Mereka langsung berjalan cepat untuk mengejar Prabowo dan Hatta yang sudah jalan lebih dulu.
Dalam perjalanan menuju ke masjid tersebut, tampak Prabowo beberapa kali bercanda dengan pimpinan parpol pengusungnya. "Ketua DPR jalan di depan dong," canda Prabowo saat merangkul bahu Bendahara Umum Partai Golkar, Setyanovanto.
Makin dekat langkah kaki Prabowo-Hatta dan rombongan ke masjid Sunda Kelapa, teriakan 'Prabowo Presiden' terus menggema. Saat memasuki gerbang masjid Sunda Kelapa, para pemain Gambang Kromong dan Tanjidor pun mulai beraksi memainkan alat musiknya.
Jalan yang dilalui Prabowo-Hatta mulai gerbang hingga pintu masuk masjid pun sudah tak terlihat lagi lantaran sudah tertutupi oleh lautan massa pendukung kedua tokoh tersebut.
Sejumlah pendukung dan simpatisan parpol pengusung beberapa kali merangsek masuk ke dalam pengawalan Prabowo-Hatta untuk sekadar bersalaman atau memotret.
Prabowo-Hatta dan rombongan pimpinan parpol pengusung kembali melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menuju kantor KPU usai salat dzuhur jemaah di masjid Sunda Kelapa.
Namun, rupanya rombongan Prabowo-Hatta harus kembali melalui lautan massa pendukung di sepanjang Jalan Imam Bonjol hingga di depan kantor KPU.
thumbnail
Judul: Terjebak Macet, Prabowo-Hatta Jalan Kaki ke Masjid
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Berita Dalam Negri :

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz