Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui, situasi politik menjelang
Pemilu 2014 memanas. Elite partai mulai saling menyerang untuk
menjatuhkan lawan politiknya.
Namun, SBY berharap semua pihak tidak saling menjatuhkan. Apalagi menyerang dan menjegal lawan politiknya.
"Yang penting siapapun, utamanya para juru kampanye dan pimpinan partai partai politik tahu batasnya," kata SBY di Hotel Shangri-La Surabaya Jawa Timur. Wawancara SBY ini kemudian diunggah di Youtube pada 5 April 2014.
SBY menilai, sekarang ini ada juru kampanye dan partai mulai menyerang dan menjelekkan Partai Demokrat. Bahkan menyalahkan pemerintah.
"Perihal ada juga walaupun tidak banyak, hanya satu dua juru kampanye, satu dua partai politik, yang dalam kampanyenya terus menyerang, menjelekkan dan menyalahkan pemerintahan yang saya pimpin termasuk saya dan partai yang saya pimpin dan saya juga mendengarnya," ujarnya.
Meski mendapat kritikan, SBY mengaku tidak akan membalasnya. Ia berharap semua elite berpolitik secara santun.
"Saya dari dulu punya budaya politik yang saya junjung tinggi. Saya tidak suka dalam berpolitik itu mudah sekali apalagi dengan agresif, menyerang, menjelekkan, menyalahkan orang lain, karena biasanya orang kalau terlalu menyalahkan orang lain, tidak sadar bahwa barangkali belum tentu dia lebih baik dari orang yang disalahkan dan dijelekkan itu," jelas SBY.
Namun, SBY berharap semua pihak tidak saling menjatuhkan. Apalagi menyerang dan menjegal lawan politiknya.
"Yang penting siapapun, utamanya para juru kampanye dan pimpinan partai partai politik tahu batasnya," kata SBY di Hotel Shangri-La Surabaya Jawa Timur. Wawancara SBY ini kemudian diunggah di Youtube pada 5 April 2014.
SBY menilai, sekarang ini ada juru kampanye dan partai mulai menyerang dan menjelekkan Partai Demokrat. Bahkan menyalahkan pemerintah.
"Perihal ada juga walaupun tidak banyak, hanya satu dua juru kampanye, satu dua partai politik, yang dalam kampanyenya terus menyerang, menjelekkan dan menyalahkan pemerintahan yang saya pimpin termasuk saya dan partai yang saya pimpin dan saya juga mendengarnya," ujarnya.
Meski mendapat kritikan, SBY mengaku tidak akan membalasnya. Ia berharap semua elite berpolitik secara santun.
"Saya dari dulu punya budaya politik yang saya junjung tinggi. Saya tidak suka dalam berpolitik itu mudah sekali apalagi dengan agresif, menyerang, menjelekkan, menyalahkan orang lain, karena biasanya orang kalau terlalu menyalahkan orang lain, tidak sadar bahwa barangkali belum tentu dia lebih baik dari orang yang disalahkan dan dijelekkan itu," jelas SBY.
Merdeka.com

Judul: SBY: Ada partai kampanyenya menjelekkan dan menyerang
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 1:28 AM
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh 1:28 AM

